12 Sep

Selain untuk Membangkitkan Energi Positif, Ternyata Ini Manfaat Lain Melakukan Meditasi

manfaat meditasi

Meditasi adalah cara untuk rileksasi yang melibatkan proses pengosongan pikiran yang membebani, menekan, atau yang menimbulkan kecemasan. Meditasi dilakukan untuk mendayagunakan energi terdalam pada diri manusia. Energi yang menjangkau wilayah, jiwa, pikiran, dan tubuh esoterik manusia. Meditasi dilakukan dalam jangka waktu tertentu, Dengan bermeditasi, seseorang tidak hanya mengerahkan/menyerahkan konsentrasinya pada satu fokus. Tetapi juga membiarkan wilayah tubuh fisiknya menyatu dengan keadaan pasrah.

Kata meditasi merupakan hasil penyerapan dari bahasa Inggris meditation yang diartikan fokus pikiran sadar pada satu hal secara serius. Bangsa China menyebut meditasi sebagai shiu lam. Sedangkan dalam pengertian Islam tasawuf, meditasi identik dengan dzikir atau atau tafakur.

Berdasarkan penelitian para ilmuwan, olah meditasi sudah dilakukan oleh masyarakat zaman dahulu sejak 5000 tahun yang lalu. Penemuan fakta ini tertulis dalam sebuah kitab kuno yang disebut Tantra. Seakan tidak ada matinya, meditasi justru semakin berkembang dengan berbagai teknik. Perkembangannya pun diikuti untuk berbagai macam tujuan sebagaimana kebutuhan seseorang melakukan meditasi itu. Bahkan masyarakat modern mulai membutuhkan meditasi sebagai olah rileksasi, mengingat beban pikiran dan tekanan hidup masyarakat modern yang semakin luar biasa berat.

Peradaban timur mengenal meditasi sebagai Samadhi yang berasal dari bahasa Sansekerta. Kemudian di nusantara disebut sebagai semadi atau semedi. Dalam masayarakat Jawa kuno, meditasi juga disebut sebagai lelaku tapa brata. Masyarakat Jawa pada zaman dahulu melakukan tapa brata dengan meninggalkan sisi keduniawiannya. Hidup menyendiri di tempat yang sunyi dan jauh dari keributan hal-hal duniawi. Mereka pun banyak yang melakukan tapa brata di Gunung, tepi sungai, hutan, atau Gua.

 Para bangsawan dan ksatria Jawa zaman dulu pun sering melakukan tapa brata. Lelaku ini dilakukan untuk menggali jati diri serta untuk mendapatkan pencerahan dari yang Maha Kuasa. Dari lelaku tapa brata inilah muncul petilasan-petilasan para tokoh zaman dulu, yang kebanyakan berada di Gunung, Gua, atau tepi sungai.

Selain bermanfaat secara langsung pada tubuh fisik dan psikis, meditasi juga berpengaruh secara langsung untuk mengaktifkan dan membangkitkan inner power pada diri seseorang.

Meditasi memuat nilai spiritual yang begitu besar. Sebab dengan melakukan meditasi, seseorang mengakses secara langsung energi dari sang pencipta melalui cakra mahkota. Bagi para filsuf dan tokoh spiritual zaman dahulu, meditasi adalah proses untuk mengembangkan batin menuju pada pemurnian jiwa yang selanjutnya bermanifestasi pada kebijaksanaan dan ketentraman batin.

Selama ini terjadi salah penafsiran dalam menanggapi meditasi. Meditasi dianggap membuang waktu dan tidak ada gunanya. Padahal, bila dipahami lebih jauh, meditasi merupakan proses yang dilakukan dengan sadar dan orang yang melakukan meditasi pun biasanya memahami manfaat apa yang dilakukannya melalui jalan meditasi.

Manfaat meditasi bahkan bisa dirasakan secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi tubuh fisik ke arah yang lebih baik. Salah satu manfaat secara fisik yaitu untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit tertentu. Dilihat dari sisi psikologis meditasi merupakan cara untuk mengurangi ketegangan pikiran dan gangguan stress paling baik. Ketika Anda mengalami gangguan stress tubuh fisik bereaksi, denyut jantung dan tekanan darah menjadi lebih tinggi, pernapasan menjadi tidak teratur, hingga hormon adrenalin yang memicu ketegangan pun membuat pikiran menjadi lebih kacau.

Ketika melakukan meditasi, secara bertahap Anda akan mampu merasakan denyutan nadi dan detak jantung yang memompa darah ke seluruh area tubuh. Bahkan pikiran Anda seolah mampu menyatu dengan irama nafas dan denyut jantung yang ada dalam tubuh Anda. Bahkan lebih lanjut lagi, ilmu pengetahuan modern telah banyak memaparkan manfaat meditasi secara objektif.

 Dr. Herbert Benson, seorang ahli jantung dari Universitas Harvard, melakukan penelitian penggabungan meditasi dengan model pengobatan medis ala barat. Dari penelitiannya terungkap meditasi dipadu dengan penyembuhan medis, mampu mengatasi gangguan fungsi ginjal dengan meningkatkan produksi hormon melatonin dan serotonin. Serta menurunkan kadar hormon streskortisol.

Selain menurunkan kadar adrenalin yang berlebihan, meditasi juga memiliki manfaat lainnya. Di antaranya:

  • Bila dilakukan secara disiplin, meditasi mampu mengembalikan organ-organ fisik di dalam tubuh Anda bereaksi secara teratur dan lebih normal.
  • Meningkatkan kepekaan rasa, sehingga mudah merasakan perasaan orang lain.
  • Jika dilakukan dengan benar, meditasi mampu memunculkan ilham dan ide kreatif.
  • Membangkitkan kepercayaan diri.
  • Mewujudkan pribadi yang lebih lapang ketika menghadapi persoalan, kesedihan, maupun ketika kehilangan seseorang atau sesuatu yang berharga.
  • Membentuk pribadi yang lebih tenang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
  • Memunculkan semangat dalam melakukan aktivitas tertentu.
  • Mampu mengendalikan maupun meningkatkan libido dan hasrat seksual.
  • Menjaga kesehatan organ fisik, termasuk organ reproduksi agar bereaksi sebagaimana semestinya.
  • Mampu menumbuhkan keyakinan ketika hendak mengambil keputusan.
  • Serta masih banyak manfaat lainnya yang diperoleh melalui olah meditasi.
Telp. SMS / WhatsApp : KLIK DISINI !